{"id":1338,"date":"2020-10-01T10:53:13","date_gmt":"2020-10-01T10:53:13","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/perbedaan-kain-rajut-dan-tenun\/"},"modified":"2026-07-27T11:22:39","modified_gmt":"2026-07-27T11:22:39","slug":"perbedaan-kain-rajut-dan-tenun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/perbedaan-kain-rajut-dan-tenun\/","title":{"rendered":"Perbedaan Kain Rajut dan Tenun"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong><a href=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/\">PTSansan.co.id &#8211;<\/a><\/strong><a href=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/\">\u00a0<\/a>Pernahkah Anda membayangkan dari mana asalnya pakaian yang Anda buat? Jauh sebelum menjadi pakaian, sebenarnya ada proses di mana benang disusun sedemikian rupa sehingga bisa menjadi kain. Nah, cara memproses benang agar menjadi kain tersebut bisa dilakukan dengan dua metode, yaitu dirajut atau ditenun. Apakah Anda sudah mengetahui perbedaan kain rajut dan tenun? Agar tak salah kaprah, pahami dulu penjelasan singkat di bawah ini, ya.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_3343\" aria-describedby=\"caption-attachment-3343\" style=\"width: 200px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-3343 size-medium\" src=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/PT.-Sansan-Perbedaan-Kain-Rajut-dan-Tenun-1-scaled-1.jpg\" alt=\"\" width=\"200\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/PT.-Sansan-Perbedaan-Kain-Rajut-dan-Tenun-1-scaled-1.jpg 200w, https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/PT.-Sansan-Perbedaan-Kain-Rajut-dan-Tenun-1-scaled-1.jpg 683w, https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/PT.-Sansan-Perbedaan-Kain-Rajut-dan-Tenun-1-scaled-1.jpg 768w, https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/PT.-Sansan-Perbedaan-Kain-Rajut-dan-Tenun-1-scaled-1.jpg 1024w, https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/PT.-Sansan-Perbedaan-Kain-Rajut-dan-Tenun-1-scaled-1.jpg 1365w, https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/PT.-Sansan-Perbedaan-Kain-Rajut-dan-Tenun-1-scaled-1.jpg 1707w\" sizes=\"auto, (max-width: 200px) 100vw, 200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3343\" class=\"wp-caption-text\">Foto : Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Perbedaan Kain Rajut dan Tenun<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kain umumnya terbagi dalam dua kategori, yaitu kain rajut dan tenun. Jika berbicara tentang kehidupan sehari-hari, metode rajutan biasanya dapat Anda temukan pada kaos yang Anda kenakan, sementara kemeja yang Anda gunakan ke kantor umumnya dibuat dengan cara ditenun. Lalu, apa bedanya? Singkatnya, kain tenun diproduksi dengan menyilangkan dua set benang. Contoh kain tenun adalah kemeja berkancing, celana panjang, jeans, jaket denim. Sementara itu, kain rajut diproduksi dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">interloping <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(melingkarkan) satu set benang. Contohnya adalah legging, kaos, sweater, dan pakaian dalam.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_3344\" aria-describedby=\"caption-attachment-3344\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-3344 size-medium\" src=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/PT.-Sansan-Perbedaan-Kain-Rajut-dan-Tenun-2-2048x1365-1.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/PT.-Sansan-Perbedaan-Kain-Rajut-dan-Tenun-2-2048x1365-1.jpg 300w, https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/PT.-Sansan-Perbedaan-Kain-Rajut-dan-Tenun-2-2048x1365-1.jpg 1024w, https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/PT.-Sansan-Perbedaan-Kain-Rajut-dan-Tenun-2-2048x1365-1.jpg 768w, https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/PT.-Sansan-Perbedaan-Kain-Rajut-dan-Tenun-2-2048x1365-1.jpg 1536w, https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/PT.-Sansan-Perbedaan-Kain-Rajut-dan-Tenun-2-2048x1365-1.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3344\" class=\"wp-caption-text\">Foto : Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Seberapa Penting Mengetahui Perbedaan Rajut dan Tenun?<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda telah memiliki referensi desain dan ingin menjahit pakaian sendiri, penting bagi Anda untuk memilih kain dengan jenis pola yang tepat. Anda harus mengetahui dengan jelas apakah kain tersebut memiliki pola rajutan atau tenunan. Sebab, keduanya memiliki karakteristik masing-masing. Sebagai contoh, kain rajut akan lebih cepat dikerjakan karena Anda tidak perlu menyelesaikan jahitan sisi atau memasukkan resleting dan kancing. Akan tetapi, mereka lebih sulit untuk diolah karena akan mengendur dan meregang mengikuti bentuk tubuh.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Mana yang Lebih Baik antara Rajut dan Tenun?<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dibandingkan dengan kain tenun, kain rajut umumnya akan lebih mudah meregang dan kemudian kembali ke keadaan semula. Faktor ini sangat penting apabila pakaian Anda harus dapat melewati kepala atau pinggul dengan mudah. Kelenturan ini juga akan memungkinkannya membentuk lekuk tubuh Anda. Semenara itu, kain tenun memiliki struktur yang lebih solid sehingga bentuknya lebih tahan lama dan kuat. Karena strukturnya yang solid, kain tenun biasanya membutuhkan lebih banyak benang dibandingkan kain rajut. Selain itu, kain tenun juga lebih banyak menimbulkan lipatan dibandingkan kain rajut. Meskipun begitu, pada akhirnya, semua harus disesuaikan dengan kebutuhan Anda masing-masing.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Karakteristik Kain Rajut<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih lentur<\/span><\/li>\n<li>Mudah menyusut karena porositas<\/li>\n<li>Kurang tahan lama, mudah kehilangan bentuk seiring waktu<\/li>\n<li>Daya serap air tinggi<\/li>\n<li>Mudah kendur, tidak mampu mempertahankan bentuk<\/li>\n<li>Lebih <i style=\"color: #555555; font-size: 14.4px;\"><span>breathable <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(sirkulasi udara lebih baik)<\/span><\/li>\n<li>Tahan kusut<\/li>\n<li>Membutuhkan lebih sedikit benang<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>\n<h3><b>Karakteristik Kain Tenun<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Solid, tidak terlalu lentur (pakan bisa lentur, tidak di atas bawah)<\/span><\/li>\n<li>Mempertahankan struktur<\/li>\n<li>Tahan lama, kuat<\/li>\n<li>Daya serap air yang lebih rendah<\/li>\n<li>Tahan terhadap efek mengendur<\/li>\n<li><i style=\"color: #555555; font-size: 14.4px;\"><span>Breathability <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lebih rendah (insulasi termal yang baik)<\/span><\/li>\n<li>Membutuhkan lebih banyak benang<\/li>\n<li>Lebih banyak menimbulkan lipatan (kusut)<\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3345 aligncenter\" src=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/01_Sansan-Saudaratex_Pabrik.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"167\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah perbedaan kain rajut dan tenun. Nah, bagi Anda yang sedang mencari jasa pembuatan pakaian, termasuk seragam kerja, kami PT. Sansan Saudaratex Jaya Divisi Tekstil senantiasa menerima job order, makloon, atau CMT untuk semua proses pengerjaan yang ada di dalam fasilitas pabrik kami (mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sizing, weaving, reactive dyeing, continuous vat dyeing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pigment dyeing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Mari konsultasikan kebutuhan Anda dan hubungi kami di halaman <\/span><a href=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/hubungi-kami\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kontak<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk pemesanan serta informasi lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b> <a href=\"https:\/\/threadden.com\/sewing-tips\/the-difference-between-knits-wovens\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">ThreadDen<\/span><\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PTSansan.co.id &#8211;\u00a0Pernahkah Anda membayangkan dari mana asalnya pakaian yang Anda buat? Jauh sebelum menjadi pakaian, sebenarnya ada proses di mana benang disusun sedemikian rupa sehingga bisa menjadi kain. Nah, cara memproses benang agar menjadi kain tersebut bisa dilakukan dengan dua metode, <\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1337,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sn_id_title":"","sn_id_content":"","sn_id_excerpt":"","sn_meta_desc":"","footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-1338","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1338","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1338"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1338\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1502,"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1338\/revisions\/1502"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1337"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1338"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1338"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1338"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}