{"id":396,"date":"2022-07-15T09:06:16","date_gmt":"2022-07-15T09:06:16","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/cara-merawat-baju-rajut-dengan-benar\/"},"modified":"2026-07-27T17:12:17","modified_gmt":"2026-07-27T17:12:17","slug":"cara-merawat-baju-rajut-dengan-benar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/cara-merawat-baju-rajut-dengan-benar\/","title":{"rendered":"Cara Merawat Baju Rajut dengan Benar"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/\"><strong>ptsansan.co.id<\/strong><\/a> &#8211; Memakai baju rajut memang memiliki sensasi modis tersendiri. Meski identik dengan pakaian hangat, nyatanya baju rajut bisa digunakan untuk situasi-situasi santai atau formal. Pakaian berbahan benang rajut tidak hanya untuk baju saja, tapi bisa juga untuk syal, dress, hingga cardigan. Namun, sudah tahukah Anda bahwa merawat baju rajut tidak boleh sembarangan. Baju rajut harus dirawat agar benang-benangnya tidak rusak dan seratnya tidak mudah menggumpal. Berikut ini 5 cara merawat baju rajut dengan benar.<\/p>\n<p><img alt=\"Cara Merawat Baju Rajut dengan Benar\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Ilustrasi_Artikel04_baju-rajut.jpg\" width=\"401\" height=\"267\" \/><\/p>\n<h2><strong>5 Cara Merawat Baju Rajut<\/strong><\/h2>\n<h3><strong>1. Biasakan Membaca Instruksi Perawatan<\/strong><\/h3>\n<p>Ketika merawat baju rajut, terutama sebelum mencucinya, biasakan untuk membaca instruksi perawatan yang menempel pada pakaian tersebut. Hal ini penting agar Anda tidak salah ketika mencucinya karena biasanya baju rajut terbuat dari beberapa jenis benang, termasuk wol, polyester, kasmir, rayon, atau campuran.<\/p>\n<p><img alt=\"Cara Merawat Baju Rajut dengan Benar\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IIustri_Artikel04_baca-instruksi-perawatan.jpg\" width=\"402\" height=\"268\" \/><\/p>\n<h3><strong>2. Tidak Menggunakan Mesin Cuci<\/strong><\/h3>\n<p>Cucilah baju rajut menggunakan tangan, jangan menggunakan mesin cuci, termasuk tidak menggunakan pemutih, deterjen dengan bahan-bahan kimia yang keras, atau penghilang noda. Pasalnya, baju rajut bisa rusak jika dicuci menggunakan bahan-bahan ini, maka dari itu gunakanlah alternatif bahan lainnya yang lebih ramah lingkungan dan tidak merusak baju rajut.<\/p>\n<p><img alt=\"Cara Merawat Baju Rajut dengan Benar\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Ilustrasi_Artikel04_mesin-cuci.jpg\" width=\"400\" height=\"266\" \/><\/p>\n<h3><strong>3. Membalikan Baju Rajut sebelum Dicuci<\/strong><\/h3>\n<p>Sebelum mencuci, Anda harus membalikkan baju rajut terlebih dahulu. Sehingga baju bagian dalam berada di luar ketika dicuci dan direndam dalam air. Dengan cara ini, baju rajut akan terhindar dari gesekan dan potensi robek karena terkena bahan lain.<br \/>\nMembalikkan baju rajut juga bisa menjaga warnanya tetap awet, alias tidak mudah luntur ketika dicuci dengan air dan deterjen.<\/p>\n<h3><strong>4. Cara Mengeringkan Baju Rajut<\/strong><\/h3>\n<p>Jika mencuci baju rajut saja tidak boleh menggunakan mesin, apalagi ketika mengeringkannya. Ya, jangan menggunakan mesin pengering baik ketika mencuci maupun mengeringkan baju rajut, termasuk pula tidak meremasnya. Sebagai penggantinya, Anda bisa menggunakan handuk kering, kemudian simpan baju rajut yang basah di atasnya. Setelah itu tekan-tekan hingga airnya terserap ke handuk.<\/p>\n<p><img alt=\"Cara Merawat Baju Rajut dengan Benar\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Ilustrasi_Artikel04_mengeringkan-baju.jpg\" width=\"401\" height=\"267\" \/><\/p>\n<h3><strong>5. Menjemur Baju Rajut<\/strong><\/h3>\n<p>Tips merawat baju rajut berikutnya adalah tidak menggunakan gantungan ketika menjemur karena bisa membuat benang-benangnya mudah melar. Maka dari itu, cukup meletakkannya di atas bidang datar, lalu tunggu hingga kering.<\/p>\n<p><img alt=\"Cara Merawat Baju Rajut dengan Benar\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Ilustrasi_Artikel04_menjemur-pakaian.jpg\" width=\"401\" height=\"300\" \/><\/p>\n<h3><strong>6. Setrika dengan Suhu Rendah<\/strong><\/h3>\n<p>Agar benang-benang pada baju rajut terjaga dengan baik, Anda harus menyetrikanya dengan suhu yang rendah dan bisa meletakan handuk lembab di antara alat setrika untuk mengurangi suhu panas.<\/p>\n<h3><strong>7. Cara Menyimpan<\/strong><\/h3>\n<p>Setelah kering dan disetrika, Anda kemudian harus melipatnya sebelum disimpan ke dalam lemari pakaian. Simpanlah pakaian rajut di lemari pada bagian yang dangkal, jangan terlalu dalam. Hindari menyimpannya dengan cara digantung.<\/p>\n<p><img alt=\"Cara Merawat Baju Rajut dengan Benar\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Ilustrasi_Artikel04_menyimpan-baju.jpg\" width=\"400\" height=\"270\" \/><\/p>\n<p>Jika Anda sedang mencari perusahaan garmen untuk memenuhi kebutuhan akan pakaian dalam jumlah yang banyak, PT Sansan Saudaratex Jaya dapat membantu. Perusahaan kami telah memenuhi standar sehingga bahan yang diproduksi pun terjamin baik dari segi kualitas dan keramahan lingkungannya.<\/p>\n<p><img alt=\"Cara Merawat Baju Rajut dengan Benar\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/sansan-saudaratex-jaya-550x350-artikel-page-apa-bahan-yang-bagus-untuk-seragam-image-3.jpg\" width=\"400\" height=\"255\" \/><\/p>\n<p>Dengan mesin yang banyak, kami mampu menghasilkan kain tekstil sebanyak 2000.000 meter per bulannya. Selain itu, sumber daya yang berjumlah nyaris 5000 pegawai dapat membantu proses produksi lebih efektif. Untuk pakaian biasa, kami dapat menyelesaikannya dalam kurun waktu kurang lebih 30 hari, sementara pakaian modis maksimal hingga 45 hari.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk informasi lebih lengkap dan detail, Anda dapat mengunjungi tautan <\/span><a href=\"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">berikut ini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Sumber :<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/roomme.id\/artikel\/lifestyle\/cara-merawat-baju-rajut\">roomme.id<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.chums.co.uk\/blog\/how-to-take-care-of-knitwear\">chums.co.uk\/<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ptsansan.co.id &#8211; Memakai baju rajut memang memiliki sensasi modis tersendiri. Meski identik dengan pakaian hangat, nyatanya baju rajut bisa digunakan untuk situasi-situasi santai atau formal. Pakaian berbahan benang rajut tidak hanya untuk baju saja, tapi bisa juga untuk syal, dress, hingga ca<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":395,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"sn_id_title":"","sn_id_content":"","sn_id_excerpt":"","sn_meta_desc":"","footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-396","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/396","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=396"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/396\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1537,"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/396\/revisions\/1537"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/395"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=396"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=396"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.ptsansan.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=396"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}